Pengukir Mimbar Masjid Al-Aqsa Berasal dari Kota Ukir Jepara Indonesia

Indonesia memiliki cerita yang tak banyak orang ketahui, yaitu proses pembuatan replika mimbar masjid ke masjidil aqsa. Tentu tak banyak yang tahu bahwa ada karya anak bangsa yang go internasional, apalagi pengrajin tersebut berasal dari kota ukir Jepara.

Tepat pada hari Selasa, Rombongan Adara Relief berhasil menemui tiga dari lima pengukir mimbar yang terlibat. Mereka adalah Zaenal Arifin (42), Abdul Mutholib (47), dan Ali Ridho (65). Ketiganya merupakan warga Desa Tegal Sambi, kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Dan dua pengrajin lainnya adalah Sarmidi (53) dan Mustafid Dinul Azis (39).

Proses ukir kayu secara manual

 

Sumber dari yang kami kutip dari laman JawaPos.com, Abdul Mutholib yang merupakan salah satu pengukir mimbar masjid mengaku mendapat kesempatan untuk memasang potongan-potongan ukiran langsung di Masjid Al Aqsa Palestina. Selama kurang lebih sepuluh hari, Abdul tinggal di dalam lingkungan masjid kenamaan yang dianjurkan Rasulullah untuk dikunjungi setelah Masjid Al-Haram Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

“Saya sangat senang dan bangga bisa langsung terlibat dalam proses pembuatan replikasi mimbar Nuruddin Zanki ini, hingga saya berkesempatan datang langsung mendatangi dan shalat di masjid Al Aqsa,” tutur lelaki paruh baya yang biasa dipanggil Tholib.

Tholib mencertiakan bahwa untuk proses pembuatan ukiran kayu tidak langsung di ukir di palestina, melainkan dibuat terlebih dahulu di Jordania kurang lebih selama empat tahun. Setelah semua jadi, ukiran mimbar tersebut dibawa ke Masjid  Al Aqsa. Jadi masih butuh proses lagi untuk pengiriman hasil ukiran kayu untuk mimbar masjid Al Aqsa tersebut.

Proses pembuatan ukiran yang benilai tinggi memang membutuhkan waktu yang lebih banyak, karena faktor kejelian dalam pengukiran serta ukuran mimbar yang begitu besar sehingga tidak sedikit waktu yang dimanfaatkan. Namun tentunya dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai pengukir di kota kecil di Jepara yang lebih dikenal hasil karya Mebel Jati Jepara, tidak menyurutkan niat tholib dkk untuk segera menyelesaikan ukirannya.

Semoga pemerintahan dan warga masyarakat kita ikut bangga atas hasil kerja keras anak bangsa dalam tugas yang penuh berkah ini. Dan semoga masjid Al Aqsa selalu aman dan damai serta jauh dari ancaman kerusakan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *